Keluarga Alamanda

Icon

. cerita bunda . cerita keluarga mahayattika .

Dung, Jangan Rewel Lagi..

Dung.. kok kamu begini lagi..

Kamu mau nya apa sih?

Kok rewel terus..

Aku ga mau kamu bikin repot lagi. Seperti tahun 1997 lalu, waktu pertama kali kamu bermasalah, kamu udah nguras uang kami dan waktu ku. Akhir 2006 kemarin, kamu bener-bener bikin panik semua orang. Bahkan aku juga sempat berfikir “apakah ini akhir dari semuanya??”..Sampai sekarang, aku masih trauma dengan gaya rewelmu. Jangan, jangan begitu lagi ya..

Kita pernah melalui situasi yang lebih berat dari ini. Kita pernah melakukan hal-hal yang lebih berat secara fisik maupun psikis. Tapi kamu kan oke-oke aja. Jangan sampai kamu terlena dengan masa dorman 3 bulan kemarin. Pekan lalu kamu emang udah kasih sinyal-sinyal “pembangkangan” kamu. Tapi kucuekin, “paling cuma rewel sedikit, maju terus!”.. Ternyata tadi malam kamu benar-benar menunjukkan kalau kamu ga mau ngikutin ritme baruku..

Selama ini aku kurang perhatian apa sih? Aku selektif buat asupan kamu, harus bergizi hindarin junkfood. Kubeliin food suplemen (dari mulai madu, Habbatussauda, susu, omega, dll) biar kamu fit terus. Kalo malam, pakai jaket biar kamu ga rewel. Dan tadi siang aku turutin mau kamu..Ijin kantor, minjem motor temen, ngebut ke Gatsu yang jauh itu buat ngambil surat pengantar trus langsung meluncur lagi nemuin dokter Bogi di Boromeus. Kamu malah minta di endoskopi [awis pisan euy..], dan dalam setengah hari, abis setengah juta!! Haduh, Dung..untung kamu masih dapet jaminan. Semua, kantor yang bayar. Tapi tahun depan kan udah nggak lagi. Udah harus kutanggung sendiri. Mangkanya baik-baik ya Dung..

Memang aku sering dzalim dan ga perhatiin hak-hakmu. Aku sering memaksakan mauku tanpa mau mengerti batas kesanggupanmu, yang sering kali kuabaikan. Kamu seperti parameter batas kapabilitas fisikku…Walau kamu sering rewel, kamu tuh tetap anugrah Allah yang sangat berharga buatku. Aku ga bisa hidup tanpa kamu [ya iyalah!]. Aku tetap bersyukur sekali ada kamu, dengan segala kekuranganmu..

Saat ini, kita baru mulai melangkah nih! Akhirnya, aku dapet ladang untuk digarap. Mulai menulis lembaran baru kita di tempat ini..Tolong Dung kali ini aku butuh pengertian kamu. Ayo dong, bantu aku wujudin mimpi-mimpi kita..Aku butuh kerjasama kamu, Dung. Aku percaya sama kamu..

Jangan rewel lagi yah, Hi”Dung”ku sayang..

Filed under: Bunda, Kesehatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Aku dan dia

Kidzsmile Foundation

AIMI Jabar

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7 other followers

Yang silaturahim

  • 66,921 hits
%d bloggers like this: