Keluarga Alamanda

Icon

. cerita bunda . cerita keluarga mahayattika .

Allah Punya Jawaban

Hidup memang adalah pilihan. Kita bebas memilih untuk menentukan mau jadi apa kita nantinya, sesuai dengan apa yang kita rencanakan, ataupun memilih untuk mengikuti apa yang diberikan, tanpa kita berupaya untuk merekayasa sedikitpun.. Namun, walau manusia diberi kebebasan untuk menentukan apapun jalan hidupnya, tetap saja setiap pilihan-pilihan dalam tiap scene kehidupan adalah by-design.

 

Yang kita yakini, tidak ada daun yang jatuh tanpa sepengetahuanNYA. Tidak ada sekecil pun peristiwa yang terjadi tanpa ada campur tangannya. Segala sesuatu yang ada di dunia, yang zhahir maupun yang tersembunyi adalah atas izinNYA. Jadi, walaupun kita telah merencanakan sesuatu dengan amat detail, rapih, sempurna tanpa melibatkan faktor x sebagai sebuah variable kondisi, pasti akan tetap ada peranNYA disana. Ya, minimal sekali berupa “ilham” yang diberikanNYA melalui akal yang kita gunakan untuk berfikir.

 

Dan yang kita yakini adalah, setiap sesuatu yang terjadi pada kita pasti ada hikmah di baliknya. Pasti ada tujuan yang IA ingin sampaikan untuk kita ketahui atau pelajari. Pasti kejadian itu merupakan salah satu potongan dari sebuah mozaik yang rumit. Yang mungkin saat ini belum dapat kita pahami apa makna dari potongan mozaik tersebut. Tetapi suatu saat nanti, sedikit demi sedikit kita akan temukan potongan-potongannya yang lain. Dan di situlah kemudian baru dapat kita baca “pesan lengkap” dari seluruh potongan tersebut..

 

Seperti seorang anak yang duduk di kaki ibunya yang sedang menyulam, dan melihat sulamannya dari bawah, “itu gambar apa Bunda?” Tentunya sang anak hanya akan melihat benang-benang tidak beraturan yang saling tumpang tindih antar warna.. Tetapi, setelah sang Ibu selesai dengan pekerjaannya, dan mengangkat sang anak untuk melihatnya dari atas pangkuannya, maka dengan mudah sang anak akan mengerti maksud gambar tersebut..

 

Ketika kita merefleksi diri, kenapa aku adalah “aku”? Dengan kondisi yang ada pada “aku”, dengan karakter khas”ku”, dengan orang-orang yang berada di sekitar diri”ku”, dan dengan segala atribut yang lekat pada diri”ku”..

Mungkin kita tidak paham apa maksud dari semua qadarNYA ini, tapi pasti Allah punya jawaban atas semua itu..

 

Saat sesuatu tidak berjalan seperti yang kita harapkan,

coba berhenti sejenak..

coba masuki lebih dalam..

maknai dengan hati..

Pelajaran apa yang hendak IA berikan kepada kita kali ini?

Filed under: Bunda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Aku dan dia

Kidzsmile Foundation

AIMI Jabar

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7 other followers

Yang silaturahim

  • 66,921 hits
%d bloggers like this: