Keluarga Alamanda

Icon

. cerita bunda . cerita keluarga mahayattika .

Bulan-7

Pekan 28 : Your robust little kick in my tummy

Memasuki trimester ketiga, sekarang gerakan Gaza makin terasa! Nendang-nendang, rolling, menggelitik.. Mungkin karena Gaza udah tambah besar, jadi gerakan kecil pun bisa aku rasain dan sering juga bisa terlihat! Perutku jadi naik turun waktu entah itu dengkul atau siku Gaza bergeser, pindah posisi, yang kadang membuat perut tampak “peang” karena bentuknya ga proporsional :p Kadang juga terasa ngilu saking kerasnya tendangan Gaza. Dan kadang jadi bikin kepengen pee and pup. Jadi pengen cepet maen sama Gaza, gendong Gaza..

Aku sekarang makin sering ditinggal Aa. Dan akan semakin sering lagi, kalo Aa mulai kuliah di Jakarta akhir Agustus ini..

Pekan 29 : Super Active Mom

Yap, Daurah Mentor dan Sekolah Ibu, 2 kegiatan yang menjadi tanggung jawabku, akan diadakan minggu ini. Banyak teknis-teknis yang harus disiapkan segera. Menuntutku agak mobile. Alhamdulillah, keduanya berjalan lancar, tetapi akibatnya aku jadi sering kontraksi. Waktu konsul ke dr. Wid, beliau jadi agak panik waktu tau aku sering kontraksi, yang kupikir itu wajar saja di kehamilan 7 bulan. Langsung di kasih obat anti kontraksi dan antibiotik untuk Rhinitisku. Ya Lintang, kasihan Gaza, jangan maksain diri! Batasi aktifitasmu! “Siap Dok!”😀

Gaza pinter.. posisi kepala Gaza sudah menghadap ke jalan lahir, ga melintang lagi. Senangnya, Tetep begitu ya Nak.. Nanti kita lahirannya normal, ok?

Ayo bunda, udah waktunya untuk cari tempat untuk senam hamil, dan mulai persiapkan perlengkapan untuk kelahiran Gaza nanti.. Apa belanjanya di Bogor aja ya ntar? Biar ga repot bawanya..

TD 100/70, BB 63 kg. BB Gaza : 1500 gr.

Pekan 30 : Aku melar..

Kalo diperhatiin, sepertinya memang aku udah mulai menggendut. Sebelumnya kan cuma perutnya aja yang maju ke depan.. Semakin sedikit bajuku yang proper dipake dan tidak membentuk jendulan di perut. Yaa..mau ga mau, emang udah pasti keliatan kalo lagi hamil. Rok-rok udah gak ada lagi yang muat, kalopun dipaksakan dipake, gak bisa diresleting. Apa emang harus beli baju-baju hamil ya? Tadinya kupikir, karena baju-bajuku juga udah gede-gede, bisa lah sampe 9 bulan. Ternyata, susah juga..

Aku juga udah mulai merasakan kaki yang membengkak, apalagi kalo lagi duduk diantara dua sujud waktu sholat, kayaknya kaki gede banget, sampe susah duduknya dan jadi berasa kemeng. Jari-jari tangan dan kakiku yang emang gede-gede jadi terlihat makin jumbo! Membuatku harus memindahkan cincin ke jari yang lebih kecil (daripada menghambat peredaran darah dan keburu ga bisa dikeluarin?). Dan pipiku juga udah terlihat lebih chubby. Ya, wajarlah aku udah nambah berat 11 kg dari sebelum hamil!

Tapi alhamdulillah, aku gak (apa belum?) merasakan adanya gangguan laen karena pertambahan bobot ini. Tidak merasakan nyeri punggung, nyeri panggul, kaki kram, dll. Alhamdulillah, mudah-mudahan tetap seperti ini, tidak ada masalah sampai waktu lahiran..

Filed under: Journal, Parenthink

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Aku dan dia

Kidzsmile Foundation

AIMI Jabar

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7 other followers

Yang silaturahim

  • 66,921 hits
%d bloggers like this: