Keluarga Alamanda

Icon

. cerita bunda . cerita keluarga mahayattika .

Positive Thinking

Gimana perasaannya mo melahirkan?

Gimana ya? Ga gimana-gimana.. biasa aja kok!🙂 Emang sih.. di awal, aku merasa takut, khawatir menjelang hari persalinan.. Tapi alhamdulillah, sudah bisa berpositif thinking untuk meredam semua kekhawatiran tersebut, termasuk antisipasi menghadapi segala hal yang terburuk. Suka self-discussion dalam hati untuk membangun pikiran yang positif, yang emang diperlukan untuk membuat kondisi tetap tenang, aman terkendali🙂

Sebenarnya, apa sih yang membuatku takut? Takut sakit? Kalo kata Bidan Juju,  “Melahirkan pasti sakit..dan memang harus sakit. Kalaupun ga sakit, akan dirangsang untuk jadi sakit”. Jadi aku emang harus siap untuk menghadapi rasa sakit itu. Dan melahirkan adalah proses alami, fitrah. Wanita fitrahnya punya rahim, bisa hamil, maka sudah disiapkan juga untuk bisa melahirkan! Sudah jutaan ibu di dunia ini yang selamat melahirkan bayinya, walau katanya, sakitnya antara hidup dan mati! Tapi nyatanya, ga pada kapok melahirkan sampai-sampai anaknya berderet😀

Tapi sakitnya sakit banget lho!

Iya, pasti sakit banget. Walau belum kebayang seperti apa “sakit banget” itu.. Tapi ada satu hal yang menenangkanku, bahwa Allah akan menggugurkan dosa orang yang sakit jika dia ikhlas menjalaninya, walaupun itu hanya tertusuk duri! Nah, apalagi untuk seorang ibu yang melahirkan. Setiap rasa nyeri dalam proses persalinannya, akan dihapuskan dosa-dosanya yang lalu.. InsyaAllah..

Kalaupun Sang Ibu sakit hingga tak tertahankan, dan dia tak sanggup bertahanpun, Allah telah menjanjikan syurga bagi sang Ibu, dan mencatatkan ikhtiarnya sebagai jihad. Jadi, inilah salah satu jalan Jihadku.. Subhanallah.. Janji Allah itu benar-benar menenangkanku, dan membuatku lebih percaya diri untuk menghadapi persalinan.

Trus, gimana jika terjadi apa-apa pada Gaza? Gimana kalo ada anggota badannya yang ga sempurna, gimana kalo ada apa-apa dengan kesehatannya? gimana kalo ada komplikasi?

InsyaAllah Gaza sehat! Harus yakin, Allah sesuai persangkaan hambanya; Law of attraction; the secret; quantum ikhlas, dll. Pemeriksaan USG terakhir, semuanya normal, insyaAllah sehat.

Tapi… seandainya pun ada sesuatu yang kurang, maka itu adalah ketetapanNYa, yang merupakan ujian/tantangan bagi kami. Soal penyakit, pasti ada obatnya. Soal biaya, insyaAllah ada jalannya, rejekinya si anak. Dan anak sebenarnya adalah titipan DIA. Apapun yang Dia kehendaki terhadap anak kita, adalah kuasaNYA. Tinggal bagaimana kita ikhlas dan sabar menjalaninya, right?

Jadi kenapa harus takut?

InsyaAllah, aku akan berusaha sebaik mungkin. Untuk hasilnya, biar Allah yang tentukan. InsyaAllah aku ridho dengan segala ketetapanNYA..Ikhlas dengan segala kebaikan dan keburukannya..

Bismillah…

Filed under: Journal, ,

One Response

  1. […] jadi semakin bertanya-tanya “aku kapan ya..”. Duh, kalo ga cepet-cepet dicounter dengan positive thinking bisa-bisa makin ga sabar dan […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Aku dan dia

Kidzsmile Foundation

AIMI Jabar

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7 other followers

Yang silaturahim

  • 66,921 hits
%d bloggers like this: