Keluarga Alamanda

Icon

. cerita bunda . cerita keluarga mahayattika .

Akikah

Alhamdulillah, ayah-bunda ada rizki jadi bisa langsung akikah Gaza. Diluar berbagai konflik kepentingan keluarga yang saking sayangnya sama Gaza, sesuai dengan syariat, akikah Gaza dilakukan 6 hari setelah hari lahirnya, yaitu Jum’at 23 Oktober 2009. Sederhana saja. Dengan bantuan ete Widya di Pariaman, akhirnya 2 ekor kambing dipotong jam 4 pagi dan langsung dimasak. Gulainya dinikmati para jama’ah jumatan di sana dan sebagian lagi dibagikan kepada masyarakat yang menjadi korban gempa. Subhanallah.. harapan ayah-bunda, sejak dini Gaza diajarkan untuk peduli dan berbagi kepada sekitarnya.

Rapat cari nama

Karena ditanyain terus sama tukang potong kambing :p, ada PR besar yang harus dikerjakan ayah-bunda sebelum hari Jumat jam 4 pagi : nama panjang Gaza! 2 kali ayah-bunda ‘syura’ malam-malam, bolak-balik daftar nama-nama bayi, jot-drop down opsi-opsi ribuan nama, akhirnya setelah mengeliminasi dan mengambil 2 opsi terbaik, ayahnya istikhoroh. Dan kami sepakat memberi Gaza sebuah nama yang juga merupakan do’a dari kami :

Muhammad Argaza Mahayattika

Muhammad adalah yang terpuji, yang dirahmati. Juga merupakan nama dari qudwah kita. Semoga Gaza bisa meneladani beliau yang menjadi kekasih Allah. Argaza dari Arga dan Gaza. Arga dari bahasa Jawa yang artinya Gunung. Berharap Gaza bisa menjadi pribadi yang kokoh, istiqomah layaknya gunung. Dan kebetulan ayah-bundanya juga seneng naik gunung🙂. Gaza, adalah nama yang ayah-bunda berikan sejak Gaza masih 1,5 bulan di kandungan. Diambil dari bahasa Ibrani yang artinya kuat. Harapan kami, Gaza menjadi anak yang kuat. Baik kuat jasmaninya, kuat ruhiyahnya, kuat wawasannya, kuat karakternya dan kuat juga finansialnya dong.. Sedangkan Mahayattika adalah ‘family name’ dari ayahnya. Yang artinya, tanya ayah aja ya :p

Akikah di Kaum

Alhamdulillah, akhirnya keinginan mbahnya untuk meng-akikahkan Gaza terlaksana juga. Setelah acara ulang tahun mbah uyut dan tante Frida di Bilabong, Gaza melakukan perjalanan jauh pertamanya ke Kaum. Di jalan, Gaza diem aja. Enak kali diayun-ayun di mobil.

Prosesi akikahnya ikutin adatnya Kaum, atau Indramayu?? ga tau lah. Pokoknya setelah tahlilan yang dipimpin Mbah Iya, sambil diiringin shalawat, Gaza di’edarin’ ke para sesepuh untuk dipotong rambutnya dan dibacain doa.

Walimatul Akikah Gaza rameee.. banget! udah kayak orang kawinan. Semua keluarga dateng. Maklum, cucu pertama, cicit pertama, dan canggah pertama. Mbah-mbah dari Karangketas udah sampe dari malemnya. Besoknya, keluarga dari bunda juga pada dateng, tapi sayang kesiangan, jadi ga ikutan motong rambut Gaza.

Alhamdulillah, Gaza jadi banyak yang doain.

Filed under: Journal,

4 Responses

  1. kok fotonya gaza ga ada..???🙂

  2. re_here says:

    hiyaaa,aq g dtg wkt akikah.maaf y…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Aku dan dia

Kidzsmile Foundation

AIMI Jabar

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7 other followers

Yang silaturahim

  • 66,921 hits
%d bloggers like this: