Keluarga Alamanda

Icon

. cerita bunda . cerita keluarga mahayattika .

Earth Hour bersama Gaza

Ini pertama kalinya ikutan Earth Hour, serentak memadamkan listrik selama 1 jam untuk memberi kesempatan bumi sedikit “bernafas” dari beratnya beban polutan. Ini adalah kampanye penghematan listrik yang dimotori oleh WWF.

Awalnya, pengen ngisi Earth Hour ini dengan candle light-an sama Ayah..hehe.. (bukan candle-light dinner sih, karena emang jam segitu pasti udah makan). Eh ternyata sampe jam 20.30 Gaza belum tidur, padahal biasanya dia sudah “mblaksek” dengan pulasnya. Awalnya ragu juga untuk mematikan seluruh lampu. Khawatir Gaza malah jadi rewel. Yaa..dicoba sajalah! Seluruh lampu dimatikan, ayahnya juga menyudahi main game di komputer. Tapi tentunya kulkas harus tetap nyala! Bisa berabe “bank ASI”nya Gaza kalau kulkas mati. Dan kami hanya menyalakan sebuah lilin kecil.

Krik..krik..sepi..suara hujan di luar jadi terdengar lebih jelas. Gaza mulai ga betah! Ribuut..aja…Kami putarkan ringtone-ringtone HP. Seru sebentar, dipegang-pegang HPnya, dia senang dengan sesuatu yang berbunyi. Dan tentunya kemudian berakhir dengan masuk ke mulutnya😀 Lama-lama bosan juga. Akhirnya ayah mengambil senter. Dan spontan langsung mendongeng tentang binatang-binatang demgan bayangan tangan di dinding. Dari mulai bebek, ular, burung, kelinci, anjing, buaya, sampai T-rex! Ternyata Gaza excited!🙂

Puas mendongeng dan bermain bayangan, ayah pun memainkan senter yang dipantulkan di dinding, langit-langit, cermin; “Berkejaran” dengan cahaya senternya bunda; ber-“cilukba” dengan wajah yang disinari senter; tak lupa juga membuat efek “diskotik” :p

Bosan bermain senter, kami pun bernyanyi. Lagu “Tik-tik bunyi hujan”, “Allah turunkan Hujan”-nya VAS, “Bintang”-nya Sherina, “Bintang kecil”, “Ambilkan Bulan Bu”, “Pesawatku terbang ke Bulan”-nya Memes, “Pematang”-nya Gradasi dan banyaak lagi. Tentunya dengan melodi yang tidak taat asas pervokalan -alias jaminan Fals- ditambah tidak hafal liriknya, pokoknya amburadul lah! ^.^

Tak terasa, satu jam berlalu. Horee…kita berhasil menjalani 1 jam tanpa lampu! Prikitiwww.. ^.^ Hikmah lain dari Earth Hour ini, kami jadi bisa menghabiskan waktu bersama. Karena kalau lampu nyala, serunya aksi main bayangan dan bodor-bodoran itu tentu tidak akan ada. So pasti ayah sudah sibuk dengan TV atau komputer😀

Setelah itu, Gaza semakin rewel dan tidak mempan lagi dialihkan perhatiannya untuk tidak memasukkan tangan ke mulutnya. Well it is the time! Memang waktunya Gaza bobo. Udah ngantuk banget.. tapi sebelum bobo, nenen bunda dulu pastinyaaa🙂

Filed under: Ayah, Bunda, Gaza, , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Aku dan dia

Kidzsmile Foundation

AIMI Jabar

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7 other followers

Yang silaturahim

  • 66,921 hits
%d bloggers like this: