Keluarga Alamanda

Icon

. cerita bunda . cerita keluarga mahayattika .

Diare!

Udah 6 hari ini Gaza “rajin” banget BAB nya. Sehari bisa sampe 7x! Tapi, alhamdulillah, kondisi fisiknya dan habitualnya ga terlalu terpengaruh. Gaza tetep ceria, aktif dan lahap mimiknya. Untungnya Bunda pernah baca, kalau diare adalah salah satu common problem-nya bayi dan anak, jadi ga paranoid dan panikan buru-buru ke dokter. Salah-salah, ntar malah dikasih obat macem-macem dan IRUM (Irational Use of Medicine) :p. Awalnya ga tega juga, liat Gaza BAB terus, apalagi kalo sampe ngeden-ngeden. Tapi setelah konsultasi sama cdr. bi Nilam (bibinya Gaza, masih dokter wannabe 🙂 ), Bunda makin mantap Gaza di Home-treatment aja sama Bunda, mimik ASI dan oralit tiap BAB. Coba diobeservasi dulu seminggu ini, kalo masih BAB dan kondisinya memburuk mo coba tes feses, untuk tau komposisinya (komposisi? kayak makanan aja. Bahasa yang lebih tepat apa ya?? :p). Kalo emang ada amuba, atau bakteri jahat nya, ya terpaksa dikasih antibiotik 😦

Diare pada bayi dan anak mostly disebabkan karena virus, rotavirus atau adenovirus. Rotavirus adalah virus berbentuk roda yang paling banyak menyebabkan diare. Penularannya melalui makanan/air yang tercemar virus ini. Karakteristik penyakitnya : muntah, BAB berair selama 3-8 hari, demam, sakit perit. Virus akan mati dalam beberapa hari. Sedangkan adenovirus dapat menyebar lewat batuk/bersin, sentuhan, air/makanan yang tercemar virus. Masa inkubasinya 2 minggu.

Karena disebabkan oleh virus, maka jelas tidak perlu diberikan antibiotik. Hanya kekebalan tubuh anak yang dapat mengalahkan virus. Karena itu, perkuatlah kekebalan anak, dengan makanan bergizi dan perbanyak ASI untuk bayi <6 bulan.

Tata laksana diare pada bayi

Prinsip utama penanganannya adalah mencegah dan menangani dehidrasi. Walau diare lebih dari 10x/hari tetapi tidak ada tanda-tanda dehidrasi dan anak masih sadar, tidak perlu khawatir. Maka penanganannya adalah :

  1. Beri banyak cairan (ASI, Susu, air putih, kuah sayur, jus, air tajin, dll) sebanyak mungkin setiap anak habis BAB. Untuk bayi di bawah 6 bulan, persering ASInya.
  2. Untuk anak >6 bulan, tetap berikan makan, dengan porsi lebih sedikit, tapi sering
  3. Jangan beri obat antidiare/anti muntah. Karena cara kerja obat tersebut adalah menyerap cairan, yang memang dapat merubah bentuk keluaran BAB (jadi lebih padat), padahal sekresi cairan dan elektrolit tetap terjadi. Penggunaan obat antidiare juga dapat menyesatkan, karena kita tidak tahu apakah BAB berkurang karena sudah sembuh atau karena pengaruh obat.
  4. Antibiotik tidak diperlukan, kecuali terbukti penyebab diare adalah amuba atau bakteri jahat.
  5. Cairan infus hanya diberikan untuk anak yang mengalami dehidrasi berat.
  6. Hindari makanan tertentu bila diare disebabkan oleh gangguan absorpsi makanan
  7. Jaga kebersihan, cuci tangan dengan benar.

Sedangkan tanda-tanda dehidrasi antara lain :

1. Dehidrasi ringan

  • Mata kering, saat menangis sedikit keluar air mata atau tidak ada air mata
  • mulut dan bibir lebih kering
  • buang air kecil sedikit lebih jarang atau sedikit lebih jarang ganti popok

2. Dehidrasi sedang-berat

  • Mata cekung
  • Tampak lemas
  • tampak sangat kehausan
  • semakin jarang buang air kecil atau ganti popok (popok jarang basah)
  • kulit kering

3. Dehidrasi berat

  • Pada bayi di bawah usia 6 bulan, ubun-ubun terlihat cekung
  • tidak mau minum
  • tidak biang air kecil lebih dari delapan jam
  • ketika kulit dijepit di antara 2 jari, sulit kembali ke bentuk asal
  • sangat lemas sekali, bahkan bisa berkurang kesadaran

ref : Pujiarto, Purnamawati dr. Intisari Seri Kesehatan Anak : Q&A Smart Parents for Healty Children. Gramedia. 2009.

Advertisements

Filed under: Gaza, Kesehatan, , , , , ,

Dung, Jangan Rewel Lagi..

Dung.. kok kamu begini lagi..

Kamu mau nya apa sih?

Kok rewel terus..

Aku ga mau kamu bikin repot lagi. Seperti tahun 1997 lalu, waktu pertama kali kamu bermasalah, kamu udah nguras uang kami dan waktu ku. Akhir 2006 kemarin, kamu bener-bener bikin panik semua orang. Bahkan aku juga sempat berfikir “apakah ini akhir dari semuanya??”..Sampai sekarang, aku masih trauma dengan gaya rewelmu. Jangan, jangan begitu lagi ya..

Kita pernah melalui situasi yang lebih berat dari ini. Kita pernah melakukan hal-hal yang lebih berat secara fisik maupun psikis. Tapi kamu kan oke-oke aja. Jangan sampai kamu terlena dengan masa dorman 3 bulan kemarin. Pekan lalu kamu emang udah kasih sinyal-sinyal “pembangkangan” kamu. Tapi kucuekin, “paling cuma rewel sedikit, maju terus!”.. Ternyata tadi malam kamu benar-benar menunjukkan kalau kamu ga mau ngikutin ritme baruku..

Selama ini aku kurang perhatian apa sih? Aku selektif buat asupan kamu, harus bergizi hindarin junkfood. Kubeliin food suplemen (dari mulai madu, Habbatussauda, susu, omega, dll) biar kamu fit terus. Kalo malam, pakai jaket biar kamu ga rewel. Dan tadi siang aku turutin mau kamu..Ijin kantor, minjem motor temen, ngebut ke Gatsu yang jauh itu buat ngambil surat pengantar trus langsung meluncur lagi nemuin dokter Bogi di Boromeus. Kamu malah minta di endoskopi [awis pisan euy..], dan dalam setengah hari, abis setengah juta!! Haduh, Dung..untung kamu masih dapet jaminan. Semua, kantor yang bayar. Tapi tahun depan kan udah nggak lagi. Udah harus kutanggung sendiri. Mangkanya baik-baik ya Dung..

Memang aku sering dzalim dan ga perhatiin hak-hakmu. Aku sering memaksakan mauku tanpa mau mengerti batas kesanggupanmu, yang sering kali kuabaikan. Kamu seperti parameter batas kapabilitas fisikku…Walau kamu sering rewel, kamu tuh tetap anugrah Allah yang sangat berharga buatku. Aku ga bisa hidup tanpa kamu [ya iyalah!]. Aku tetap bersyukur sekali ada kamu, dengan segala kekuranganmu..

Saat ini, kita baru mulai melangkah nih! Akhirnya, aku dapet ladang untuk digarap. Mulai menulis lembaran baru kita di tempat ini..Tolong Dung kali ini aku butuh pengertian kamu. Ayo dong, bantu aku wujudin mimpi-mimpi kita..Aku butuh kerjasama kamu, Dung. Aku percaya sama kamu..

Jangan rewel lagi yah, Hi”Dung”ku sayang..

Filed under: Bunda, Kesehatan

Bunda Gaza

Lilypie Breastfeeding tickers

Archives

my read shelf:
Lintang Dwi's book recommendations, favorite quotes, book clubs, book trivia, book lists (read shelf)

Aku dan dia

Kidzsmile Foundation

AIMI Jabar

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 9 other followers

Yang silaturahim

  • 75,291 hits