Keluarga Alamanda

Icon

. cerita bunda . cerita keluarga mahayattika .

Alhamdulillah, lulus ASIX :)

Alhamdulillah, Gaza sudah melalui set-point pertama dalam perjalanan penyusuannya (jieh..). Lulus sebagai Sarjana/S1 ASIX (ASI eksklusif) selama 6 bulan! Walaupun bukan “Cum Laude“. Karena sempat diberi glukosa dan sufor waktu di RSB, dan beberapa kali minum oralit+obat waktu diare 😦

Tidak mudah, tidak juga sulit. Yang penting : niyat yang sungguh-sungguh, kesabaran dan ke-konsisten-an. Insya’ Allah BISA! 🙂

Perjuangan belum selesai.. Masih 3/4 perjalanan lagi.. Semangat ng-ASI !!

Pejuang ASI

Filed under: ASI, Bunda, Gaza, ,

Kenapa Pilih ASIX

Kenapa ya Bunda ngotot banget pengen ngasih Gaza ASIX?

 

Pertama, kualitasnya

Ga diragukan lagi, ASI is the best for baby! Komposisi dan kandungannya pas sesuai dengan perkembangan kebutuhan Gaza. Apalagi kalo selama 6 bulan full, Gaza hanya mimik ASI tanpa tambahan apapun–bahkan air putih. ASI punya zat hidup berupa enzim dan antibodi yang ga dimiliki susu formula merk termahal sekalipun yang bisa meningkatkan imunitas bayi, terutama di awal-awal kehidupannya, di mana pencernaannya belum berfungsi sempurna.

Allah maha kaya, maha pemurah yang menciptakan wanita bisa mengandung, bisa melahirkan dan bisa memberi makan anaknya yang belum berdaya itu melalui dirinya, dan itu C-U-K-U-P, tanpa perlu tambahan makanan lainnya. Allah keren kaaan…

Kedua, efek psikologis

Menyusui, adalah moment intim ibu dan bayinya. Its a treasure time! Kehangatan dada ibu memberikan rasa aman dan nyaman bagi bayi. Sentuhan kulit dengan kulit ibu membuat bayi merasa tenang. Di situ pula bayi bisa mendengar irama degup jantung ibu yang selama 9 bulan menjadi harmoni yang sangat dikenalnya. Semua itu juga dapat memperkuat bonding antara mereka.

Ekspresi Gaza yang paling Bunda suka, ya itu, ekspresi ‘larut’nya Gaza dalam dekapan Bunda saat menyusui. Pengennya bisa eye-to-eye contact, tapi entah kenapa –mungkin terlalu nyaman didekap, atau karena “pelor”??– Gaza selalu merem kalo lagi nenen :p.

Ketiga, simply

Ya ga perlu repot-repot nakar-nakar susu, cari air panas, cuci-steril botol tiap kali mau nyusuin. Cukup cari tempat yang aman, tutupin pake apron atau baby blanket dan zleph! ^.^

Keempat, tidak takut najis

Bayi laki-laki selama ia minum ASI SAJA maka pipisnya tidak perlu dicuci, cukup dipercikkan air saja.

“Pakaian yang terkena air kencing bayi perempuan harus dicuci, sedangkan pakaian yang terkena air kencing bayi laki-laki maka diperciki dengan air jika belum mengkonsumsi makanan.”(HR. Abu Dawud)

Jadi Bunda tenang-tenang aja, walau Gaza pipis sana-sini.. yaa, tinggal tahan pesingnya aja 😀

Kelima, irit

Jelas, Bunda ga perlu beli susu formula yang mahalnya selangit itu.. Lumayan, duitnya kan bisa dipake buat Ayah dan Bunda nonton bioskop, lho??! Sometimes, something best is FREE!

Kelima hal itu cukup kan untuk membuat Bunda memperjuangkan ASIX buat Gaza..

Bismillah, semoga istiqomah

Filed under: Uncategorized, ,

Bunda Gaza

Lilypie Breastfeeding tickers

Archives

my read shelf:
Lintang Dwi's book recommendations, favorite quotes, book clubs, book trivia, book lists (read shelf)

Aku dan dia

Kidzsmile Foundation

AIMI Jabar

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 9 other followers

Yang silaturahim

  • 72,203 hits