Keluarga Alamanda

Icon

. cerita bunda . cerita keluarga mahayattika .

Breastfeeding Father

Mimik sama Ayah pake cup-feeder

Kayaknya Bunda ga akan bisa kuat berjuang memberikan Gaza ASI tanpa dukungan penuh dari ayah.

Walaupun Ayah jarang sekali ikut bangun malam dan menemani menyusui (ayah dengan asyiknya tetep pules tertidur 😦 ), tapi hal-hal ‘kecil’ yang Ayah lakukan, seperti ikut mengganti celana Gaza, menggendong dan mengajaknya bermain, mengobrol, bercanda, mendongeng, sampai ikut hunting cup feeder dan cooler bag di ITC, sangat menguatkan bunda.

Ayah seringkali menggendong dan menenangkan Gaza yang sudah ga sabar mau minum, dan kemudian meletakkannya di pangkuan bunda saat bunda sudah siap untuk menyusui.

Ayah juga suka jadi duta ASI. “Gaza kan ASI eksklusif” katanya ketika ada kerabat yang menanyakan apakah Gaza minumnya campur sufor.

Ayah juga yang menyuapi ASIP untuk Gaza saat Bunda ngantor atau sedang butuh mengistirahatkan PD.

Bunda merasa nyaman ketika ayah berhenti sejenak dari kegiatannya, sekadar untuk menengok kami di kamar yang sedang menyusui. Gangguin Gaza sambil mencium-ciumnya.

Dan jika bunda meringis kesakitan, dia mengecup bunda sambil berkata “sabar ya Bunda” atau “wah Bunda pahalanya banyak nih nyusuin Gaza”. Benar-benar membesarkan hati bunda 🙂

Tetaplah jadi Breastfeeding Father #1 ya..

Luv u, Ayah.. 🙂

Filed under: Ayah, Gaza,

Bunda Gaza

Lilypie Breastfeeding tickers

Archives

my read shelf:
Lintang Dwi's book recommendations, favorite quotes, book clubs, book trivia, book lists (read shelf)

Aku dan dia

Kidzsmile Foundation

AIMI Jabar

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 9 other followers

Yang silaturahim

  • 73,516 hits